Penyebab Asam Urat Tinggi pada Tubuh Manusia

Post On: 19 December 2015
July 30, 2016

Mengetahui penyebab asam urat tinggi sangat penting dilakukan, guna mengantisipasi serangan gout yang tidak kita inginkan. Serangan gout yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat memang tidak membahayakan bagi jiwa seseorang, namun dampak yang ditimbulkan akan memberikan siksaan tersendiri bagi penderita, karena penderita akan merasakan nyeri, ngilu dan linu pada setiap persendian, yang tidak jarang juga diiringi kesemutan serta pembengkakan atau peradangan pada bagian tubuh di sekitar persendian.

Rasa nyeri tersebut tidak hanya datang sekali, tapi berulangkali, utamanya pada saat akan berangkat tidur dan bangun dari tidur. Bahkan, jika serangan gout sudah dalam keadaan akut, tubuh serasa tidak dapat digerakkan, karena begitu dipakai bergerak sedikit, rasa nyeri dan ngilu akan datang menyerang. Itu sebabnya mencari tahu apa penyebab asam urat tinggi perlu dilakukan.

Makanan Penyebab Asam Urat dan Kolesterol Tinggi

buah-buah-makanan-rendah-purin-asam-urat

Untuk mengetahui penyebab tingginya asam urat, sebelumnya harus kita pahami apa yang dimaksud dengan asam urat. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang bersumber dari makanan yang kita konsumsi, yakni jenis makanan yang berasal dari tubuh mahluk hidup. Itu sebabnya sayuran dan buah aman bagi penderita asam urat, sebab sayuran dan buah tidak mengandung zat purin. Selain itu, zat purin juga dibentuk oleh sel-sel tubuh yang rusak yang disebabkan oleh jenis penyakit tertentu.

Dalam kondisi yang normal, zat purin tersebut tidak berdampak negatif pada tubuh, karena setiap kali zat purin mengotori plasma darah, dengan sendirinya akan dibersihkan oleh ginjal dan dibuang melalui keringat, urine serta feses. Namun, jika produksi zat purin terlalu berlebihan, tidak kesemuanya bisa dibersihkan sehingga menumpuk pada persendian dan membentuk kristal-kristal yang jika kadarnya sudah melampaui batas akan menjadi penyebab asam urat dan kolesterol tinggi.

BACA  Salep untuk Bisul Bernanah yang Ampuh dan Bagus

Kadar asam urat yang tinggi sebagaimana disebutkan di atas disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya: terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol, olah raga berlebihan, asidosis, efek samping dari kemoterapi, toxemia kehamilan, hipoparatiroidisme, polisitemia vera, keracunan timbal, nefrolitiasis, diet kaya purin, serta beberapa jenis penyakit, seperti encok, kencing manis, gagal ginjal, penyakit ginjal kistik medula, serta leukimia.

Namun, diantara sekian banyak faktor yang menyebabkan asam urat tinggi, faktor yang paling utama adalah pola makan yang tidak sehat. Sebab, tingginya produksi zat purin dalam tubuh, sebagian besar dipicu oleh asupan makanan yang terlalu banyak mengandung zat purin. Oleh karena itu, perlu dilakukan penggolongan makanan penyebab asam urat tinggi dengan membagi makanan dalam 3 kategori, yaitu:

  1. Kategori makanan yang memiliki kandungan zat purin tinggi (150 – 800 mg/100 gram makanan), diantaranya: jeroan, hati, jantung, ginjal, otak, udang, kerang, remis, sardin, ekstrak daging (dendeng, abon), herring, makanan dalam kaleng, ragi (tape), minuman beralkohol, juga minuman berkafein seperti kopi.
  2. Kategori makanan yang memiliki kandungan zat purin sedang (50 – 150 mg/100 gram makanan), diantaranya: ikan yang tidak masuk pada kategori pertama, daging sapi, kacang-kacangan kering, asparagus, jamur, kangkung, bayam, kembang kol, daun singkong, juga daun pepaya.
  3. Kategori makanan yang memiliki kandungan zat purin rendah (0 – 50 mg/100 gram makanan), diantaranya: telur, susu, keju, sayuran dan buah-buahan.

Setelah mengetahui penyebab asam urat tinggi dan mengklasifikasikan makanan ke dalam 3 kategori,  lakukan diet jika kadar asam urat telah melebihi 7 mg/dl, yakni dengan menghindari berbagai jenis makanan yang mengandung zat purin tinggi, serta membatasi konsumsi jenis-jenis makanan yang mengandung zat purin sedang. Selain itu, perbanyak konsumsi air putih.

Related to Penyebab Asam Urat Tinggi pada Tubuh Manusia