Penyebab Batuk Berdahak Berdarah Berkepanjangan

Post On: 27 December 2015
July 30, 2016

Mencari penyebab batuk berdahak merupakan solusi awal dan penting untuk dilakukan sebelum membuat keputusan tentang langkah-langkah pengobatan, termasuk jenis obat yang akan digunakan dalam proses penyembuhan.

Batuk sendiri sebenarnya bukan merupakan penyakit, namun merupakan respon atau reaksi alami yang dilakukan oleh tubuh dalam melindungi saluran pernapasan terhadap partikel-partikel asing yang berbahaya atau mengganggu fungsi paru-paru dan saluran pernapasan, dengan cara mengeluarkan partikel-partikel asing tersebut termasuk diantaranya adalah dahak dan lendir. Sehingga jika seseorang terserang batuk, maka bukan batuk tersebut yang menjadi penyakitnya, melainkan ada penyakit lain yang menyerang saluran pernapasan atau paru-paru.

Penyebab Batuk Berdahak Berkepanjangan Berdarah

penyebab-batuk-berdahak-berdarah

Karena penyakit yang menyerang saluran pernapasan atau paru-paru memiliki jenis yang beragam, maka penyebab batuk berdahak yang dalam bahasa Inggris disebut productive cough juga bermacam-macam. Ada batuk berdahak yang disebabkan oleh virus, seperti influenza yang banyak menyerang pada saat  pergantian musim namun tidak membahayakan.

Ada juga batuk berdahak yang disebabkan karena infeksi pada saluran pernapasan bagian atas atau paru-paru. Infeksi inilah yang menjadi penyebab batuk berdahak berkepanjangan yang perlu penanganan serius untuk proses penyembuhan.

Baca Juga :

Pantangan bagi Penderita Penyakit Batu Ginjal

Penyebab Terjadinya Sakit Batu Ginjal pada Wanita dan Pria

Pantangan bagi Penyakit Asam Urat

Batuk berdahak yang berkepanjangan merupakan isyarat atau pertanda adanya penyakit pada saluran pernapasan yang disebut juga PPOK (penyakit paru obstruktif kronik), seperti bronkitis, sinusitis, pneumonia, TBC, serta penyakit paru-paru kronis lainnya. Ketidakberesan fungsi saluran pernapasan atau paru-paru, menyebabkan asam lambung naik ke tengggorokan yang disebut GERD (gastroesophageal reflux disease),  dan naiknya asam lambung tersebut memicu lendir yang mengalir dari hidung menuju bagian belakang tenggorokan sehingga merangsang terjadinya batuk.

Pada kasus-kasus tertentu, penderita penyakit batuk tidak hanya sekedar mengeluarkan dahak atau lendir pada saat batuk, namun dahak tersebut juga disertai dengan darah. Tanpa harus dijelaskan, siapapun pasti akan dapat mengambil kesimpulan bahwa penyakit yang menyerang penderita berada pada kondisi parah atau kronis.

Penyebab batuk berdahak berdarah yang juga disebut hemoptisis pada umumnya adalah gejala bronkitis jinak jika darah yang menyertai hanya berupa garis-garis kecil di antara dahak yang dikeluarkan. Namun jika darah yang keluar bersama dahak jumlahnya cukup banyak, besar kemungkinan disebabkan penyakit TBC (tuberculosis) atau kanker paru-paru. Selain kedua penyakit tersebut, penyebab batuk berdahak berdarah juga disebabkan karena abses paru, emboli paru, gangguan perdarahan,  trauma, dan Eosinofilia tropis.

BACA  Penyebab Terjadinya Sakit Batu Ginjal Pada Pria dan Wanita

Satu lagi penyebab batuk berdahak berdarah yang dapat berakibat fatal dan dapat merenggut nyawa adalah gagal jantung kronis. Penderita gagal jantung kronis ini biasanya akan batuk terus-menerus sambil sesekali mengeluarkan dahak yang disertai bercak darah.

Hal tersebut disebabkan karena terjadi edema paru atau trauma pada parenkim paru-paru sebagai akibat dari kegagalan ventrikel kiri jantung yang membuat terjadinya serangan jantung serta gagal pernapasan. Kondisi ini memicu terjadinya akumulasi cairan pada ruang udara yang terdapat di paru-paru, dan reaksi yang dilakukan oleh tubuh adalah melakukan batuk untuk mengeluarkan cairan berupa dahak yang disertai dengan bercak darah tersebut.

Penyebab Batuk Berdahak pada Bayi dan Anak

Penyebab batuk lainnya yang perlu dicermati adalah batuk yang terjadi pada bayi dan anak. Alasannya cukup sederhana, yakni kondisi fisik bayi dan anak yang lemah sehingga butuh perlindungan ekstra terhadap berbagai macam penyakit, bahkan penyakit yang ringan sekalipun.

Penyebab batuk berdahak pada bayi biasanya karena virus dan daya tahan tubuhnya yang sangat lemah. Ini bisa berdampak menjadi penyakit yang serius jika tidak segera ditangani, akibat ketidakmampuan fisik dalam mengatasi penyakit yang menyerang paru-paru atau saluran pernapasannya. Apalagi jika penyakit pada paru-paru dan saluran pernapasan tersebut ternyata merupakan penyakit yang berbahaya, dampaknya bisa mengancam keselamatan nyawa bayi/anak.

Baca Juga :

Ciri Ciri Penyakit Asma Kambuh pada Anak dan Bayi

Cara Menyembuhkan Batuk Berdahak pada Anak Bayi

Penyebab Alergi Dingin pada Kulit Manusia

Obat Batuk Alami untuk Anak Balita 1 , 2 dan 3 Tahun

Sementara penyebab batuk berdahak pada anak umumnya tidak jauh berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa. Hanya saja, pada bayi/anak batuk tersebut biasanya akan diikuti dengan gejala-gejala lain, seperti hidung tersumbat, demam, mata memerah, sulit makan, serta rewel.

Gejala tersebut masih dalam batas normal, kecuali jika bayi/anak tidak mau lagi minum susu/air yang membuatnya dehidrasi, mengalami demam berkepanjangan hingga lebih dari 3 hari, sulit bernapas, dan mengeluarkan dahak berwarna hijau, kuning atau kecoklatan. Jika kondisi tersebut yang muncul, maka bayi/anak harus secepatnya dibawa ke dokter.

Demikian beberapa penyebab batuk berdahak yang perlu diketahui guna mengantisipasi munculnya penyakit yang lebih serius.

Related to Penyebab Batuk Berdahak Berdarah Berkepanjangan